fanatisme, sumber kekonyolan.

fanatisme011

tentu anda mendengar berita kerusuhan seporter persija jakarta beberapa hari yang lalu. kerusuhan tersebut bahkan membuat seorang polisi yang menjadi korban kebrutalan the jack, sebutan fans persija, harus kehilangan salah satu matanya.  sungguh sebuah ironi. bagaimana mungkin seorang polisi yang sedang menjaga keamanan para penonton, justru menjadi korban dari penonton itu sendiri?. apa sebabnya?. fanatisme!. yup, jawabannya adalah fanatisme. fanatisme (oknum) the jack terhadap persija jakarta membuat mereka berlaku konyol. fanatisme buta seakan meracuni mereka, menjadikan mereka zombie yang tak sadar akan perbuatan mereka.

fanatisme, apa itu?. menurut kamus besar bahasa indonesia fanatisme adalah ” fanatisme/fa·na·tis·me/ n keyakinan (kepercayaan) yang terlalu kuat terhadap ajaran (politik, agama, dan sebagainya).

sedangkan wikipedia menjelaskan :

Fanatisme adalah paham atau perilaku yang menunjukkan ketertarikan terhadap sesuatu secara berlebihan. Filsuf George Santayanamendefinisikan fanatisme sebagai, “melipatgandakan usaha Anda ketika Anda lupa tujuan Anda”;[1] dan menurut Winston Churchill, “Seseorang fanatisme tidak akan bisa mengubah pola pikir dan tidak akan mengubah haluannya”. Bisa dikatakan seseorang yang fanatik memiliki standar yang ketat dalam pola pikirnya dan cenderung tidak mau mendengarkan opini maupun ide yang dianggapnya bertentangan.”

dalam sebuah situs psikologi, fanatisme dijabarkan sebagai berikut :

Fanatisme adalah suatu keyakinan atau suatu pandangan tentang sesuatu, yang positif atau yang negatif, pandangan yang tidak memiliki sandaran teori atau pijakan kenyataan, tetapi dianut secara mendalam sehingga susah diluruskan atau diubah. Menurut definisinya, Fanatisme biasanya tidak rasional atau keyakinan seseorang yang terlalu kuat dan kurang menggunakan akal budi sehingga tidak menerima faham yang lain dan bertujuan untuk mengejar sesuatu. Adanya fanatisme dapat menimbulkan perilaku agresi dan sekaligus memperkuat keadaan individu yang mengalami deindividuasi untuk lebih tidak terkontrol perilakunya.

Fanatisme dipandang sebagai penyebab menguatnya perilaku kelompok yang tidak jarang dapat menimbulkan perilaku agresi. Individu yang fanatik akan cenderung kurang memperhatikan kesadaran sehingga seringkali perilakunya kurang terkontrol dan tidak rasional.

Pengertian Fanatisme sendiri dapat disebut sebagai orientasi dan sentimen yang mempengaruhi seseorang dalam : (a) berbuat sesuatu, menempuh sesuatu atau memberi sesuatu, (b) dalam berfikir dan memutuskan, (c) dalam mempersepsi dan memahami sesuatu, dan (d) dalam merasa secara psikologis, seseorang yang fanatik biasanya tidak mampu memahami apa-apa yang ada di luar dirinya, tidak faham terhadap masalah orang atau kelompok lain, tidak mengerti faham atau filsafat selain yang mereka yakini.

Ciri-ciri yang jelas dari sifat fanatik adalah ketidakmampuan memahami karakteristik individual orang lain yang berada diluar kelompoknya, benar atau salah. Secara garis besar fanatisme mengambil bentuk : (a) fanatik warna kulit, (b) fanatik etnik/kesukuan, dan (c) fanatik klas sosial. Fanatik Agama sebenarnya bukan bersumber dari agama itu sendiri, tetapi biasanya merupakan kepanjangan dari fanatik etnik atau klas sosial.

dari penjelasan tentang pengertian fanatisme tersebut, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa fanatisme adalah sebuah sikap senang atau suka pada sesuatu secara berlebihan. yang mengakibatkan tak terkontrolnya perilaku dan bersikap diluar batas. sehingga jelas sekali bahwa sikap fanatis adalah sikap yang berbahaya. bahkan bisa sama berbahayanya dengan narkoba. bagaimana tidak? para fanatis bisa kehilangan akal sehatnya.

sayangnya, sikap fanatisme tersebut sedang mewabah akhir-akhir ini. fanatisme the jack hanya satu contoh, ada banyak fanatisme sedang merajalela di luar sana. fanatisme kesukuan, fanatisme ketokohan, dan yang paling bahaya adalah fanatisme keagamaan. tidak ada yang salah dengan suku, tokoh atau agama yang di di sukai. yang salah adalah sikap berlebihan dalam menyukai-nya.

sikap berlebihan tersebut membuat penderitanya menjadi konyol. sikapnya brutal dan membabi buta. bisa dalam tindakan, ucapan atau tulisan (terutama di sosmed). lebih konyolnya lagi, acap kali tindakan mereka justru bertentangan dengan hal yang mereka sukai dan cintai. bahkan dalam banyak kasus merugikan pihak yang mereka sukai dan cintai itu. ambil contoh fanatisme the jack diatas. kini persija terkena beberapa sangsi dari PSSI. siapa penyebabnya?. para pendukungnya sendiri!. contoh lain, fanatisme agama. banyak sekali muslim yang fanatik terhadap agama islam. lalu berbuat konyol. mulai membenci sesama muslim, lalu mengkafir-kafirkan, menyerang umat agama lain, bahkan meledakkan diri dengan bom yang memakan banyak korban. semua itu mereka lakukan karena fanatisme dalam beragama. hasilnya?. citra islam semakin buruk dimata dunia dan  banyak umat muslim sendiri tidak bisa hidup tenang.

meyadari bahayanya fanatisme tersebut, marilah mulai sekarang kita menghindari sikap tersebut. karena fanatisme kepada apapun hasilnya adalah sama : kekonyolan!